Anda merasa pernikahan Anda hanya
begitu saja? Apakah Anda sering bertengkar? Anda harus mengetahui aturan agar
pernikahan Anda sehat dan bahagia. Inilah rahasia agar hubungan Anda dan
pasangan lebih bahagia.
Tidurlah pada waktu yang bersamaan
Menurut studi terbaru dari University of
Pittsburg, yang mempelajari pola tidur dan skor kepuasan hubungan 46 pasangan
heteroseksual selama 10 hari, seorang istri dengan pernikahan yang bahagia
memiliki jadwal tidur yang sama dengan suami sekitar 90 persen. Jika Anda belum
bisa menyamakan jam tidur Anda, cobalah untuk menyesuaikan waktu lainnya.
Heatrher Gunn, seorang psikolog dan peneliti tidur, mengatakan bahwa pasangan
membutuhkan kedekatan dan keamanan yang lebih.
Tidur ketika masih memiliki amarah
Pasangan yang paling bahagia akan tetap tidur
bersama sekalipun habis bertengkar. Hal ini diungkapkan oleh seorang peneliti
sosial, Shaunti Feldhahn. Memaksa untuk menemukan resolusi sebelum tidur dapat
menyebabkan Anda mengatakan banyak hal yang akan Anda sesali di pagi hari.
Caranya, Feldhahn mengatakan, adalah untuk meninjau kembali masalah di hari
berikutnya dengan pikiran yang lebih tenang, bukan malah mengabaikan atau
melupakan tentang hal itu. Sebanyak 1.000 pasangan yang Feldhan teliti, mereka
dengan kehidupan pernikahan yang berbahagia akan delapan kali lebih mungkin
untuk tidak berpura-pura bila ada masalah.
Mereka memiliki pertemanan yang kuat
Orang dengan jaringan pertemanan yang luas biasanya lebih bahagia dalam hubungan daripada mereka yang tidak dan lebih banyak menghabiskan waktu berdua saja bersama pasangan, kata Lada Schwartz, penulis The Normal Bar: The Surprising Secrets of Happy Couples and What They Reveal About Creating a New Normal in Your Relationship. "Mereka tidak terisolasi dan hanya bergantung pada satu sama lain," kata Schwartz.
Mereka tidak berbicara apa adanya
Mereka memiliki pertemanan yang kuat
Orang dengan jaringan pertemanan yang luas biasanya lebih bahagia dalam hubungan daripada mereka yang tidak dan lebih banyak menghabiskan waktu berdua saja bersama pasangan, kata Lada Schwartz, penulis The Normal Bar: The Surprising Secrets of Happy Couples and What They Reveal About Creating a New Normal in Your Relationship. "Mereka tidak terisolasi dan hanya bergantung pada satu sama lain," kata Schwartz.
Mereka tidak berbicara apa adanya
Mengatakan hal yang sebenarnya penting dalam
suatu hubungan, tetapi pastikan untuk menggunakan cara penyamapaian yang baik.
Penelitian Feldhahn menunjukkan bahwa pasangan yang paling bahagia
memperdulikan perasaan pasangan mereka saat mengungkapkan sesuatu yang sulit
untuk didengar.
Mereka tidak selalu menempatkan
anak-anak mereka sebagai yang pertama
Memiliki anak memang melelahkan tapi Anda tidak
boleh lupa untuk memberikan perhatian pada pasangan, usul Irina Firstein,
pasangan terapis di New York. "Waktu setelah anak pergi tidur sangatlah
berharga," jelas Firstein. Gunakan waktu tersebut sebagai saat untuk berbicara.
Namun, bila Anda tetap ingin menonton TV, lakukanlah sambil berpelukan dan
berdiskusi mengenai acara yang Anda tonton.
Saling berbagi
Pasangan yang bahagia, cenderung untuk berbagi dengan pasangannya, misal rekening bank, membuat diri mereka rentan secara emosional, dan tidak pernah mengangkat masalah perceraian. Melakukan hal ini membuat pasangan lebih mungkin untuk mencari solusi dari sebuah masalah, daripada berpikir untuk mengakhiri hubungan. "Semua hal yang Anda lakukan untuk melindungi diri sendiri membangun dinding kecil," kata Feldhahn.
Mereka berkompromi, tidak mengorbankanPasangan yang bahagia, cenderung untuk berbagi dengan pasangannya, misal rekening bank, membuat diri mereka rentan secara emosional, dan tidak pernah mengangkat masalah perceraian. Melakukan hal ini membuat pasangan lebih mungkin untuk mencari solusi dari sebuah masalah, daripada berpikir untuk mengakhiri hubungan. "Semua hal yang Anda lakukan untuk melindungi diri sendiri membangun dinding kecil," kata Feldhahn.
Hubungan harus saling membagi kebahagiaan, yang berarti Anda harus fleksibel ketika perbedaan pendapat muncul, ucap Firstein. Daripada mengikuti kehendak pasangan Anda secara otomatis, usahakan untuk mencari jalan tengah.
Mereka memperhitungkan hal-hal yang baik
"Dimulai dengan memperhatikan apa yang orang lain berikan," ujar Feldhahn. "Karena pasangan paling bahagia menjaga skor satu dengan yang lain, wajar bila mereka ingin memberikan sesuatu kembali."
“Ini Whatsapp aku yaa [ WhatsApp !! ]
Tags:
Healthy
